Proses percampuran bubur kedelai dengan asam cuka

Di Kabupaten Tulungagung khususnya di Kecamatan Ngunut terdapat daerah penghasil tahu yang terkenal yaitu di Desa Sumberejo Kulon. Di desa ini banyak masyarakat yang membuka usaha produksi tahu. Salah satunya yang terkenal adalah Usaha tahu Pak Lan yang berada di RT 02 RW 05 Dusun Krajan.

Bapak Suparlan memulai usaha tahu sejak tahun 1983 ketika ia berumur 22 tahun. Usaha ini merupakan usaha turun-temurun dari orang tua yang beliau kembangkan sampai menjadi usaha yang besar seperti sekarang. Pada awal usaha, beliau memproduksi tahu untuk dipasarkan langsung kepada konsumennya dengan berdagang keliling. Lambat laun usahanya dapat berkembang dan dapat dikenal masyarakat luas.

Produk tahu Pak Lan terkenal memiliki rasa yang enak dan berkualitas meskipun proses produksinya masih bersifat tradisional karena menggunakan kayu bakar. Hal ini dapat dibuktikan dengan dimintanya Bapak Suparlan untuk menjadi pemasok tetap tahu untuk rumah sakit terbesar di Kabupaten Tulungagung, yaitu RSUD Dr. Iskak Tulungagung.

Proses pembuatannya tidak berbeda dengan proses pembuatan tahu di daerah lain. Yang membedakan hanyalah bahan bakunya yang terdiri dari campuran antara kedelai Nganjuk dan kedelai Amerika. Kedelai Nganjuk membuat tahu gurih dan enak sedangkan kedelai Amerika membuat tahu tidak berbau, tidak seperti tahu pada umumnya yang kadangkala berbau tidak sedap.

Pemasaran tahu Pak Lan sudah mencakup pasar yang luas. Selain menjadi pemasok tetap di RSUDDr. Iskak Tulungagung, beliau juga menjadi pemasok untuk sales-sales yang ingin memasarkan produknya. Ditambah lagi beliau pernah menjuarai Lomba Kerajinan Tahu Se-Kabupaten Tulungagung pada tahun 1991. Berkat prestasi yang diraihnya tersebut produknya semakin dikenal masyarakat.­

Proses penyaringan ampas tahu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana reaksi anda mengenai artikel ini ?