(Selasa/17 Desember 2019) PUSKESMAS kecamatan Ngunut menggelar acara MDD (Musyawarah Masyarakat Desa) di Desa Sumberejo Kulon tepatnya di Balai Desa Sumberejo Kulon. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan warga desa dan juga perwakilan dokter dan tim survei kesehatan dari Puskesmas Ngunut

 

(MMD) Musyawarah Masyarakat Desa merupakan sebuah forum pertemuan perwakilan warga desa untuk membahas hasil Survei Mawas Diri (SMD) yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh tim survei dari Puskesmas Ngunut. Dari data Survei tersebut Puskesmas bersama dengan perwakilan warga Desa Sumberejo Kulon merencanakan penanggulangan masalah kesehatan melalui Kegiatan MMD ini. Dalam kegiatan ini membahas masalah mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk, Jamban Sehat dan Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif.

Seperti yang diketahui saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Oleh karena itu dalam Musyawarah ini Puskesmas Ngunut tidak lupa untuk mengingatkan kepada Masyarakat desa agar selalu waspada terhadap penyebaran nyamuk, khususnya nyamuk yang membawa bibit penyakit seperti nyamuk demam berdarah.

Sementara itu juga dibuktikan dalam survei SMD yang sudah dilaksanakan oleh tim survei Puskesmas Kecamatan Ngunut bahwa beberapa Warga Desa Sumberejo Kulon masih menggunakan jamban yang tidak sehat. Jamban yang tidak sehat salah satu contohnya adalah jamban yang saluran pembuangannya langsung mengarah ke kolam ikan. Hal itu dapat mengakibatkan penyebaran bakteri patogen melalui ikan yang berada di ujung saluran pembuangan tersebut. Oleh sebab itu Puskesmas Kecamatan Ngunut memberikan pengarahan agar warga mengganti jamban yang tidak sehat menjadi jamban sehat. Bersamaan dengan hal itu pihak Puskesmas juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Sumberejo Kulon yang sudah membuat rencana bantuan terhadap warga miskin di Desa Sumberejo Kulon yang tidak mampu membuat jamban sehat akan dibuatkan jamban sehat oleh desa.

Dalam MMD yang berlangsung, Puskesmas juga memberikan pengarahan tentang pentingnya mengurangi aktifitas merokok yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain di sekitar perokok aktif tersebut karena. Tingkat bahaya perokok pasif (orang yang tidak merokok) lebih besar dibandingkan perokok aktif ketika sama sama menghirup asap rokok dari orang lain.

 

Setelah memberikan pengarahan tentang hidup sehat kepada perwakilan warga Desa Sumberejo Kulon. Pihak Puskesmas Ngunut mengajak peserta MMD untuk ikut senam bersama.

Bagaimana reaksi anda mengenai artikel ini ?